Buku 'Negeri Yang Tercabik dari Nusantara Hingga Andalusia' Resmi Diluncurkan

Home / Pendidikan / Buku 'Negeri Yang Tercabik dari Nusantara Hingga Andalusia' Resmi Diluncurkan
Buku 'Negeri Yang Tercabik dari Nusantara Hingga Andalusia' Resmi Diluncurkan Suasana bedah buku Negeri Yang Tercabik Dari Nusantara Hingga Andalusia oleh penulis (FOTO: Istimewa)

TIMESSURABAYA, MALANG – Buku 'Negeri Yang Tercabik Dari Nusantara Hingga Andalusia' karya Akhmad Muwafik Saleh M.Si telah dilaunching perdana di Aula KH Moh Said Universitas Islam Raden Rahmat, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (8/1/2017).

Acara ini yang dikemas dalam bentuk Talkshow “Bedah Buku Negeri Yang Tercabik: Mempelajari Islam Dari Nusantara Hingga Andalusia" dengan dimoderatori oleh RM Mahrus Alie selaku Ketua Pusat Jaminan Mutu Universitas Islam Raden Rahmat.

Talkshow yang dihadiri oleh 80 orang peserta dari kalangan mahasiswa dan umum, banyak mengisahkan tentang sejarah islam dari Indonesia dan Eropa. 

Muwafik menceritakan buku ini mengisahkan tentang perjalanannya berkeliling nusantara Indonesia hingga Andalusia Spanyol. Dalam buku ini, perjalanannya di Indonesia digambarkan realitas pemikiran, sosial, politik dan budaya yang hidup secara dinamis dalam masyarakat berbangsa. 

Sedangkan dari perjalanannya di Spanyol, ia menggambarkan realitas dan lintasan sejarah untuk dijadikan pelajaran bagi generasi selanjutnya tentang kejayaan dan kehancuran.

Antusiasme penonton semakin memuncak saat Muwafik membacakan puisi yang berjudul 
“Mencari Negarawan” yang merupakan bagian dari kumpulan puisi dari buku Negeri yang 
Tercabik.

Dalam kesempatan ini, Muwafik memberikan tanda tangan secara langsung pada peserta yang memiliki buku Negeri Yang Tercabik dan melakukan sesi foto bersama.

"Kita dapat belajar dari kejayaan di andalusia bahwa dibangun atas tiga hal yaitu, semangat kepemimpinan, ilmu pengetahuan dan budaya, sedangkan kehancuran Andalusia atas tiga hal yaitu menyeruaknya kepentingan diri dan golongan, perpecahan dan pertikaian, perselingkuhan dengan musuh," terangnya.

Ia berharap melalui sejarah tersebut, Indonesia dapat belajar dari kejayaan dan kehancuran Andalusia untuk membangun peradaban yang lebih baik.

Acara ini didukung oleh Universitas Islam Raden Rahmat selaku penyelenggara acara,  ARTi Company selaku manajemen, penyunting, desainer layout dan cover buku dan Kota Tua selaku penerbit Buku Negeri Yang Tercabik. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com