12 Unit Mobdin Operasional DPRD Sumenep akan Ditarik

Home / Berita / 12 Unit Mobdin Operasional DPRD Sumenep akan Ditarik
12 Unit Mobdin Operasional DPRD Sumenep akan Ditarik ILUSTRASI: Mobil Dinas. (Foto: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, SUMENEP – Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan Administrasi Anggota dan Pimpinan Dewan, maka 46 Anggota DPRD mendapat tunjangan transportasi Rp 8,5 juta setiap bulannya.

Sementara, Pimpinan DPRD tidak berhak mendapat tunjangan transportasi tersebut, sehingga Mobdin Pimpinan DPRD Sumenep tidak ditarik atau dikembalikan ke Pemkab. Dari itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) akan menarik mobil dinas (Mobdin) operasional Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD setempat.

Sekretariat DPRD Sumenep, Mohammad Mulqi mengatakan, akan segera menyerahkan 12 unit mobdin tersebut ke Pemkab Sumenep. Kendaraan itu, sebelumnya digunakan untuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD), seperti Mobdin Badan Kehormatan, Badan Legislasi dan Fraksi-fraksi.

”Untuk mobil operasional Komisi tidak ditarik, jadi bisa dimanfaatkan. Mobil operasional DPRD ada delapan (8) unit yaitu empat mobdin untuk Pimpinan Dewan karena tidak mendapat tunjangan transportasi dan empat unit lainnya mobil operasional Komisi,” ujarnya.

Mohammad Mulqi menambahkan, telah berkirim surat ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) terkait rencana penyerahan mobdin eks alat kelengkapan dewan tersebut. Sedangkan pemanfaatannya diserahkan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tekhnis  tersebut. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com