Benarkah Jatuh di Kamar Mandi Sebabkan Stroke?

Home / Gaya Hidup / Benarkah Jatuh di Kamar Mandi Sebabkan Stroke?
Benarkah Jatuh di Kamar Mandi Sebabkan Stroke? ILUSTRASI. Terpeleset di kamar mandi. (FOTO: Shutterstock)

TIMESSURABAYA, JAKARTA – Ada begitu banyak kabar yang beredar tentang penyebab stroke. Salah satunya yaitu stroke kerap terjadi pada seseorang dengan riwayat terpeleset di kamar mandi. Benarkah anggapan ini?

Ada beragam faktor risiko yang menyebabkan stroke, antara lain riwayat keluarga menderita stroke, hipertensi, kolesterol, usia lanjut, penyakit gula, dan obesitas. Beberapa kebiasaan seperti merokok dan gaya hidup tidak aktif juga dapat memicu stroke.

Bicara tentang hubungan antara terpeleset di kamar mandi dan risiko stroke, sesungguhnya tidak ada korelasi langsung antara kedua hal tersebut. Stroke dapat terjadi pada siapa saja yang memiliki salah satu faktor risiko yang sudah dijabarkan di atas.

Dilansir dari Klik Dokter, terpeleset di kamar mandi tidak memicu stroke. Namun orang yang memiliki risiko jatuh yang tinggi juga sering kali punya faktor risiko stroke. Contohnya, orang dengan obesitas dan usia lanjut.

Kemungkinan lainnya yaitu terdapat serangan stroke ringan atau transient ischaemic attack (TIA). TIA adalah kondisi berkurangnya aliran darah ke otak dalam waktu singkat, tanpa meninggalkan kerusakan yang bertahan lama.

Orang yang mengalami TIA biasanya merasakan kelemahan, mati rasa, atau kelumpuhan mendadak pada salah satu sisi anggota tubuh. Keluhan-keluhan tersebut pada umumnya membaik dalam 24 jam.

Tanpa perbaikan gaya hidup dan kesehatan tubuh, orang yang menderita TIA memiliki risiko sangat tinggi mengalami stroke. Hal ini dapat berhubungan, sebab saat terserang TIA, seseorang berisiko jatuh lebih besar lantaran anggota gerak yang lemah. Karena itu, serangan stroke sering dihubungkan dengan riwayat jatuh saat terjadi serangan TIA.

Terpeleset di kamar mandi memang dapat berbahaya, namun tidak memiliki hubungan secara langsung dengan stroke di kemudian hari. Jika memiliki riwayat terjatuh dan mengalami keluhan tertentu setelahnya, Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter. Bila memiliki faktor risiko stroke, Anda juga perlu mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com