Pria Ini Terekam CCTV Ambil Uang Pasien di RSUD Waluyo Jati

Home / Berita / Pria Ini Terekam CCTV Ambil Uang Pasien di RSUD Waluyo Jati
Pria Ini Terekam CCTV Ambil Uang Pasien di RSUD Waluyo Jati Maling terekam CCTV di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, PROBOLINGGO – Mutmainah (22) warga Desa Kedungcaluk,  Kecamatan Krejengan,  Kabupaten Probolinggo Jawa Timur,  harus kehilangan handphone dan uang sebesar Rp 2,6 juta saat menjaga ibunya yang sedang sakit di ruang bagoenvil RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Rabu (22/11/2017) dinihari. 

Pelaku pencurian uang di rumah sakit tersebut sempat terekam CCTV milik rumah sakit di ruang piket perawat.  Dalam CCTV itu diketehui pelaku yang memakai sarung dan kopiah serta membawa botol air mineral dengan santainya ia masuk ke ruang rawat inap pasien. 

Tak lama kemudian atau sekitar 4 menit,  pria muda tersebut keluar berlari,  satu menit kemudian keluarga pasien yakni Mutmainah,  mengejar pelaku sambil berteriak maling.  Keluarga pasien lannya juga ikut mengejarnya,  namun usahanya gagal.  

Pelaku lolos dari kejaran sejumlah pengunjung pasien. Dalqm rekaman CCTV,  peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03:34 - 03:38 WIB.

Dari beberapa sumber di rumah sakit tersebut mengaku,  kejadian serupa memang kerap terjadi di rumah sakit.  Kejadian sebelumnya,  pelaku juga dengan ciri-ciri yang sama.  Terkadang berpura-pura sebagai pemulung.  Dan itu terjadi pada setiap dinihari. 

Menurut Mutmainah,  yang menjadi korban pencurian,  saat itu dirinya terbaring di samping tempat tidur sang ibu yang sedang sakit,  ia membawa uang dan handphonenya dalam tas di meja ruangan, yang rencananya untuk biaya perawatan ibunya di rumah sakit. 

Saat itu dirinya tertidur. Saat bersamaan pelaku masuk ruangan itu,  kebetulan sang ibunya terjaga dan sempat melihat aksi pencurian itu,  mengetahui itu, sang ibu memberitahunya.

"Saya kaget setelah dibertahu ibu,  langsung saya kejar dengan berteriak maling, saya sempat terjatuh mengejarnya,  maling itu terus lari keluar. Saya dan pengunjung pasien lainnya terus mengejar,  tapi tak berhasil menangkapnya.  Uang saya Rp 1,6 juta serta handphone saya dibawa kabur," terang Mutmainah,  kepada wartawan saat ditemui di rumah sakit. 

Kapolsek Kraksaan, Kompol Budi Harianto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Namun dari hasil olah TKP, pihaknya menyakini pelaku sudah paham kondisi rumah sakit Waluyo Jati,  sehingga mudah melakukan pencurian.

"Situasi dan kondisi di rumah sakit Waluyo Jati Kraksaan,  penjagaannya kurang akurat,  keamannya masih kurang,  jadi orang luar masih mudah untuk masuk kedalam. Saya harap,  pihak rumah sakit lebih memperketat penjagaan dan kemanan, " tuturnya. 

Hingga kini pelaku yang sudah terekan CCTV tersebut menjadi buruan pihak kepolisian setempat. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com