KKN Unitomo Sosialisasikan Pengurangan Resiko Bencana di Pasar Larangan

Home / Pendidikan / KKN Unitomo Sosialisasikan Pengurangan Resiko Bencana di Pasar Larangan
KKN Unitomo Sosialisasikan Pengurangan Resiko Bencana di Pasar Larangan Mahasiswa peserta KKN Unitomo mengajarkan cara pembuatan lubang biopori untuk mencegah banjir kepada warga di Pasar Larangan Sidoarjo, Minggu (10/2/2019).(Foto: dok Unitomo)

TIMESSURABAYA, SURABAYA – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) PPM Universitas Dr. Soetomo atau Unitomo Surabaya, mensosialisasikan pengurangan resiko bencana kebakaran dan banjir di Pasar Larangan Sidoarjo.

Lokasi pasar induk terbesar dan terpadat pedagangnya ini mempunyai beberapa permasalahan terutama penataan lapak pasar yang padat dan selokan yang tersumbat, sehingga cukup sulit untuk mengantisipasi maupun mencegah bila terjadi bencana kebakaran dan banjir.

Azizirohman, Ketua Kelompok KKN Unitomo ini mengatakan pemasangan biopori merupakan hasil pemetaan lokasi lapak dalam pasar yang sering tergenang banjir. 

“Para pedagang sangat antusias mengikuti program sosialisasi pengurangan resiko banjir ini. Mudah-mudahan upaya kami dapat mengurangi tingkat genangan,” ujar mahasiswa FKIP ini. 

Aziz menambahkan, bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu dari beberapa rangkaian program pengurangan bencana yang telah dilaksanakan sejak 13 Januari lalu. 

Sebelumnya, mereka melaksanakan program sosialisasi pamflet ke pedagang tentang pengurangan resiko kebakaran akibat listrik dan penempelan stiker evakuasi di beberapa titik lokasi rawan bencana di pasar.

Dalam kesempatan lain, Nevrettia, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN mengatakan pentingnya koordinasi program KKN tematik pengurangan resiko bencana ini dengan pihak lembaga terkait seperti pihak pengelola Pasar, PLN dan Dinas Pemadam Kebakaran. 

“Dari hasil studi lingkungan pasar sebelumnya terdapat beberapa temuan yang di rekomendasikan seperti terdapat hidran air yang kering ditambah akses masuk yang sulit sehingga merepotkan upaya pemadaman api bila terjadi kebakaran”, terang dosen Fikom ini. 

“Hal ini tentunya harus menjadi perhatian beberapa pihak terkait seperti UPTD Pasar, PDAM dan Dinas Pemadam Kebakaran setempat,” tambahnya.

Menurut rencana, KKN PPM Unitomo Tematik Pengurangan Resiko Bencana di pasar Larangan Sidoarjo ini akan berakhir pada Minggu (17/2/2019) nanti. Dan akan di tutup dengan kegiatan sosialisasi penggunaan alat pemadam kebakaran dengan bola pemadam api serta pelantikan relawan tanggap bencana di Pasar Larangan Sidoarjo. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com