Mahasiswa Unair Banyuwangi Gelar Diskusi Akademik Bahas Kontroversi Pulau Tabuhan

Home / Pendidikan / Mahasiswa Unair Banyuwangi Gelar Diskusi Akademik Bahas Kontroversi Pulau Tabuhan
Mahasiswa Unair Banyuwangi Gelar Diskusi Akademik Bahas Kontroversi Pulau Tabuhan Mahasiswa PSDKU Unair Banyuwangi foto bersama usai menggelar diskusi tentang pulau Tabuhan. (Foto : Istimewa)

TIMESSURABAYA, BANYUWANGI – Mahasiswa Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Airlangga (Unair) Banyuwangi, gelar diskusi akademik tentang Pulau Tabuhan

Acara ini digeber guna mengurai benang kusut isu kontroversial terkait rencana pemerintah daerah menyewakan pulau wilayah administrasi Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, tersebut.

Hadir sebagai pemateri adalah Amir Ma’ruf Khas, selaku perwakilan masyarakat dan Suciyono S St, PI, MP, dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan Unair.

 Disini, baik pemateri maupun kalangan mahasiswa, saling adu argumen. Tentu saja dengan dasar hasil kajian akademik maupun observasi yang pernah mereka lakukan.

Presiden Mahasiswa PSDKU Unair Banyuwangi, Naufal menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sekaligus sebagai bentuk peran serta generasi muda intelektual dalam mendukung dan mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Berbagai gagasan yang tercetus kita kerucutkan, selanjutnya akan kita sampaikan kepada Pemerintah Daerah Banyuwangi,” katanya, Sabtu (15/2/2020).

Dan hasil diskusi, lanjutnya, diharapkan mampu menjadi pengurai berbagai isu kontroversial yang belakangan mencuat, imbas rencana menyewakan pulau Tabuhan kepada PT Paragon Group Singapore. 

Dengan begitu, bisa sedikit mengurangi gejolak yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial politik masyarakat.

 Seperti diketahui, Pulau Tabuhan yang masuk wilayah administrasi Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, disewakan ke PT Paragon Group Singapore. 

Rencananya, pulau di tengah perairan selat Bali tersebut akan dikembangkan  menjadi destinasi wisata kelas dunia seperti di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com