Dari Ambon Manise, Hotel Tugu Malang Apresiasikan dalam Indonesia’s Dining Series

Home / Gaya Hidup / Dari Ambon Manise, Hotel Tugu Malang Apresiasikan dalam Indonesia’s Dining Series
Dari Ambon Manise, Hotel Tugu Malang Apresiasikan dalam Indonesia’s Dining Series Suasana Malam Badonci & Badendang Ambon. (FOTO: Istimewa)

TIMESSURABAYA, MALANG – Pada 31 Oktober 2019 lalu, Ambon ditetapkan sebagai salah satu Kota Musik diantara 66 kota se Dunia, dan Hotel Tugu Malang, Minggu (15/12/2019) malam mengapresiasinya ke dalam Indonesia’s Dining Series ke-48.

Sebuah acara khusus, makan malam ekslusif yang dipersembahkan buat para tamu hotel setiap tanggal 15, yang kali ini temanya “Malam Badonci & Badendang Ambon".

Terletak di bagian Timur Nusantara, Ambon memang menawarkan beragam pesona alam, musik, seni, dan budaya. Maka tak mengherankan bila UNESCO  World Cities Day 2019, lantas menetapkan Ambon  sebagai "Kota Musik".

Hal ini pula yang menjadikan Ambon sebagai salah satu dari 66 kota di dunia yang kemudian masuk pada UNESCO Creative Cities Network (UCCN) tahun ini.

Suasana-Malam-Badonci--Badendang-Ambon-b.jpg

Mengawali dengan sajian tarian Lenso dari Maluku, hotel Tugu menghibur para tamunya dengan hangat yang kemudian dilanjutkan mempertunjukan musik daerah sebanyak tujuh lagu dan sebuah Ambon.

Sio Mama membuka pintu pertama pertunjukkan itu. Sebuah lagu yang mengungkapkan rasa rindu mendalam kepada sang ibu sembari mengenang masa lalu ketika masih dimanja di masa kecil dahulu.

Kemudian dilanjutkan dengan lagu Waktu Hujan Sore-sore, Buka Pintu, Sudah Berlayar, Rasa Sayange, Ayo Mama, Lembe lembe, dan Poco-Poco.

Lagu "Waktu Hujan Sore-Sore" yang berirama riang itu menceritakan tentang dansa, ya orang Ambon memang sangat gemar berdansa hal ini dipengaruhi oleh para Belanda yang dulu menjajah Indonesia.

Lagu-lagu Ayo Mama, menceritakan tentang bujukan seorang anak agar ibunya tidak memarahinya karena bergandengan tangan dengan kekasihnya.

Kemudian lagu Sudah Berlayar Jauh merupakan lagu yang menceritakan rasa penyesalan dan rindu karena meninggalkan kota Ambon tercinta untuk merantau.

Suasana-Malam-Badonci--Badendang-Ambon-c.jpg

Acara ini semakin hangat karena malam itu ada pertunjukan menari Poco-Poco bersama. Lagu dan tari ini diciptakan oleh penulis lagu dari Ambon yang menggunakan bahasa Ternate pada lirik lagu. Tarian dan lagu ini juga terkenal di seluruh Indonesia.

Bahkan kehangatan suasana itu semakin terasa karena para tamu sejak awal, acara belum dimulai, ikut mendendangkan lagu-lagu Ambon yang didengarkan dari suara speaker sayup-sayup di Ruang Tirta Gangga.

Ruang Tirta Gangga adalah ruang perjamuan yang sangat elegan dan eksotis hotel Tugu yang wujudnya terinspirasi oleh sejarah dari India, Arab, Cina dan Mongolia Silk and Spice Roads.

Dalam pengalaman bersantap malam itu, para tamu menikmati beragam pilihan makanan nusantara dari restoran Melati seperti Nasi Rawon, Nasi Buk, Rendang Padang, Tugu Risjtaffel dan masih banyak lagi.

Pertunjukan ini akan diadakan di Tirtagangga, Hotel Tugu Malang. Ruang perjamuan yang sangat elegan dan eksotis ini terinspirasi oleh sejarah dari India, Arab, Cina dan Mongolia Silk and Spice Roads.

Hotel Tugu terletak tepat di jantung kota, hanya 5 menit dari Stasiun Kereta Api Kota Malang. Hotel ini adalah hotel bintang lima pemenang penghargaan ‘Certificate of Excellence’ selama 8 tahun berturut-turut.

Koleksi barang-barang seni yang tak ternilai harganya menghiasi setiap sudut hotel, menciptakan suasana klasik peninggalan era kolonial Belanda, tradisi Indonesia yang berabad umurnya, dan juga kebudayaan Jawa Peranakan yang romantis. Dengan 49 kamar, 2 restoran, serta 5 ruang serbaguna, Hotel Tugu Malang memadukan romatisme budaya dengan kecanggihan fasilitas masa kini.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Indonesia’s Dining Series dan Hotel Tugu Malang, hubungi: Richard Wardana +62341 363891 or +628113634443 malang@tuguhotels.com. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com