5 Langkah Mudah Bagi UMKM Bertahan Saat Resesi Ekonomi

Home / Ekonomi / 5 Langkah Mudah Bagi UMKM Bertahan Saat Resesi Ekonomi
5 Langkah Mudah Bagi UMKM Bertahan Saat Resesi Ekonomi ILUSTRASI - UMKM memiliki peluang untuk bertahan saat resesi ekonomi. (foto: Dok.TIN)

TIMESSURABAYA, JAKARTA – Tanda-tanda resesi ekonomi sudah mulai terasa sejak wabah Covid-19 melanda. Pandemi tersebut sangat mempengaruhi dan menghancurkan tatanan ekonomi negara di seluruh dunia., termasuk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Namun, resesi ekonomi ini bisa dihadapi para UMKM lebih rentan dan beresiko untuk jatuh, karena mereka tidak memiliki cadangan untuk dapat bertahan dalam masa-masa sulit tersebut.

Menurut dari berbagai sumber, ada 5 langkah yang bisadigunakan para pelaku UMKM agar tetap bertahan di masa depan.

Lindungi Arus Kas

Arus kas merupakan sumber kehidupan bisnis UMKM. Oleh karena itu, untuk menjaga bisnis UKM tetap berjalan sehat, maka siklus uang tunai haruslah tetap mengalir.

Manajemen Inventaris

Langkah selanjutnya, melakukan peninjauan iventaris. Hal ini akan membantu pengurangan biaya persediaan tanpa mengorbankan kualitas barang atau pun membuat pelanggan merasa tidak nyaman.

Fokus pada Pasar

Banyak pengusaha UKM merasa panik saat krisis melanda. Salah satu jalan pintas yang bisa diambil yakni dengan melakukan perbaikan pelayanan dan penawaran tanpa memikirkannya secara matang.  Pemikiran tersebut harus dirubah dengan cara fokus pada pasar. Tawarkanlah sesuatu yang baru atau berbeda untuk mendapatkan perhatian dari pelanggan baru. Berikan pula layanan yang memuaskan untuk mempertahankan pelanggan lama.

Disiplin Jaga Sirkulasi Keuangan

Ketika ekomomi sedang baik, akan sangat mudah untuk melakukan disiplin anggaran seperti membayar gaji pegawai, membayar tagihan listrik, atau tagihan-tagihan lainnya. Tetapi jika hal tersebut tidak dilakuakan secara rutin, maka di saat-saat terburuk Anda akan menemukan bisnis Anda terpuruk dalam tagihan-tagihan yang menggunung.

Lakukan komunikasi dengan baik

Berkomunikasilah dengan karyawan serta pelanggan Anda, menjadi tugas penting untuk menjaga bisnis. Ada baiknya jika Anda pun mendapat masukan yang berarti untuk mengembangkan UKM dari para pegawai.  

Itulah tips mempertahankan UMKM di tengah resesi ekonomi, yang mulai berdampak secara global. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com