Tekan Angka Stunting, Dinkes Kabupaten Malang Canangkan Gerakan Minum TTD

Home / Berita / Tekan Angka Stunting, Dinkes Kabupaten Malang Canangkan Gerakan Minum TTD
Tekan Angka Stunting, Dinkes Kabupaten Malang Canangkan Gerakan Minum TTD Para Rematri saat mengikuti gerakan minum TTD di Pendapa Agung Kabupaten Malang. (Foto : Binar Gumilang / TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, MALANG – Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Malang terus berupaya menekan angka stunting di wilayah tersebut. Salah satu upayanya yakni mencanangkan gerakan minum TTD (Tablet Tambah Darah) pada remaja putri (rematri).

Gerakan minum TTD itu, dicanangkan oleh Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Rabu (4/12/2019) pada saat itu, Bupati mengajak ratusan Rematri untuk minum TTD dalam rangka pencegahan stunting.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti dan sejumlah pejabat yang ada di instansi tersebut dan beberapa Kepala OPD terkait.

"Melalui kegiatan ini diharapkan tahun 2020 angka stunting di Kabupaten Malang bisa turun minimal 50 persen. Sehingga angkanya turun jauh dari standar nasional," ujar Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM kepada TIMES Indonesia.

Dia menjelaskan, angka stunting dapat semakin ditekan lebih rendah lagi. Sehingga, generasi penerus Kabupaten Malang tumbuh sebagai generasi penerus yang sehat dan berkualitas.

"Stunting merupakan masalah kompleks bahkan dari sebelum didalam kandungan pun harus dipersiapkan misalnya dengan meminum asupan gizi yang cukup seperti minum tablet tambah darah yang bersama ini," ungkapnya.

Menurut poltisi PKB ini, melalui gerakan serentak minum TTD pada Rematri tersebut, dapat memberi pengetahuan mengenai kecukupan gizi bagi seorang remaja putri.

"Karena fase ini juga memegang peranan kunci tumbuhnya calon generasi penerus yang berkualitas," terangnya

Selanjutnya, dia menginstruksikan kepada Dinkes Kabupaten Malang untuk terus mensosialisasikan pencegahan stunting melalui meminum TTD kepada remaja putri. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com