Hantam Truk Elpiji, Dua Mahasiswa UTM Meninggal Dunia

Home / Berita / Hantam Truk Elpiji, Dua Mahasiswa UTM Meninggal Dunia
Hantam Truk Elpiji, Dua Mahasiswa UTM Meninggal Dunia Truk elpiji yang menyebabkan mahasiswa UTM meninggal dunia dalam kecelakaan diamankan di kantor Unit Laka Satlantas Polres Bangkalan. (FOTO: Doni Heriyanto/TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, BANGKALAN – Kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Gebang, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur merenggut nyawa PQ Arystiawan (21) dan Hawa Dina (19). Dua mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini, meninggal dunia usai menghantam truk elpiji, Selasa (20/8/2019).

"Korban meninggal di lokasi kejadian, karena menderita luka parah," terang Kanit Laka Satlantas Polres Bangkalan, Iptu Didit Permadi kepada TIMES Indonesia.

Kronologisnya, insiden memilukan tersebut bermula ketika korban yang berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Supra 125 melaju dari arah selatan ke utara. Sesampainya di lokasi kejadian, korban hendak mendahului kendaraan di depannya.

Nahas, saat bersamaan truk elpiji bernomor polisi M 8373 UH melintas dari arah berlawan. Jarak yang begitu dekat, membuat sepeda motor korban dengan nomor polisi M 5900 AR itu menghantam truk yang dikemudikan Hasan (68) warga Kelurahan Pangeranan Bangkalan.

"Kejadiannya sekitar pukul 16.30 WIB. Korban langsung dievakuasi ke ruang pemulasaraan jenazah RSUD Bangkalan," imbuhnya.

Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) ini menjelaskan, setelah menabrak bagian depan pojok sebelah kanan bak truk elpiji tersebut, kedua korban terpental dan membentur Yamaha Vixion nomor polisi AG 5736 XY yang dikendarai Ardi Irawan (19) warga Desa Gebang Keserep, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk.

"Korban Adi Irawan ini juga berstatus mahasiswa UTM. Beruntung, dia hanya mengalami luka ringan," ucapnya.

Dijelaskan, korban PQ Arystiawan merupakan mahasiswa UTM jurusan Pendidikan Informatika semester V asal Desa Barumbat, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan. Sementara korban Hawa Dina, tercatat sebagai mahasiswa UTM jurusan Akuntansi semester III asal Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

"Truk elpiji yang menyebabkan dua mahasiswa UTM meninggal dunia dalam kecelakaan, sudah kami amankan. Termasuk, pengemudinya," Kanit Laka Satlantas Polres Bangkalan, Iptu Didit Permadi. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com