Festival Sains Gresik jadi Ajang Bergengsi

Home / Berita / Festival Sains Gresik jadi Ajang Bergengsi
Festival Sains Gresik jadi Ajang Bergengsi Wakil Bupati Gresik M Qosim saat meninjau salah satu stan di Festival Sains Gresik. (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, GRESIKFestival Sains Gresik kembali dibuka di Wahana Ekspresi Poesponegoro. Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi sekolah di Kota Pudak dalam memamerkan karya inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

Peserta yang mengikuti festival sains tersebut berasal dari juara hasil lomba karya ilmiah remaja (LKIR) yang dilaksanakan tanggal 9 April lalu. Kegiatan festival ini diikuti sebanyak 30 kelompok dari 20 lembaga yang terbagi masing-masing 6 kelompok jenjang SD/MI bidang matematika dan ipa. 

"Dan masing-masing 6 kelompok jenjang SMP/MTs bidang IPA, IPS dan Teknik,” kata Kepala Dinas Pendidikan Gresik, Mahin, Jumat (16/8/2019).

Mahin menyampaikan, festival ini bertujuan untuk meningkatkan apresiasi siswa terhadap kreasi, inovasi dan daya cipta dalam IPTEK. 

Selain itu, lanjut Mahin, melalui FSG 2019 ini diharapkan mampu memberikan edukasi dan melatih para siswa untuk menyampaikan ide ataupun gagasan cerdas melalui karya ilmiah.

"Nantinya inovasi unggulan dari kelompok yang mengikuti festival sains tingkat Kabupaten Gresik tahun 2019 ini akan ditetapkan juara I, II dan III," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik M Qosim sangat mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut. 

Menurutnya, berbagai prestasi bidang pendidikan yang pernah diraih Kabupaten Gresik ditingkat Provinsi maupun Nasional, tak lepas dari peran para siswa dalam menciptakan inovasi dan gagasan cerdas melalui karya ilmiah.

“Untuk itu kita harus memberikan support bagi anak didik kita dalam kaitannya dengan penyampaian ide gagasan cerdas yang dituangkan kedalam karya ilmiah," imbuhnya.

Kemudian ide gagasan tersebut, kata Qosim akan diikutkan kompetisi, sehingga para siswa lebih bersemangat dalam menciptakan atau mengembangkan inovasi-inovasinya.

Disisi lain, Festival Sains Gresik ini menurut Wabup dimaknai sebagai wadah kompetisi yang dibutuhkan untuk mengasah kompetensi pada abad 21 saat ini. 

Dirinya berharap, para siswa di sekolah-sekolah SD/MI, SMP/MTs di Gresik ini semakin banyak yang gemar berinovasi.

“Saya berharap semakin banyak lagi anak-anak kita yang kreatif dalam menciptakan sesuatu,” harap Qosim usai membuka Festival Sains Gresik yang menjadi ajang bergengsi. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com