Pencarian Basarnas Terhadap Penumpang Lion Air JT610 Ditutup

Home / Berita / Pencarian Basarnas Terhadap Penumpang Lion Air JT610 Ditutup
Pencarian Basarnas Terhadap Penumpang Lion Air JT610 Ditutup ILUSTRASI: Pesawat Lion Air. (Grafis: Dena/TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, JAKARTA – Batas waktu Basarnas dalam operasi SAR untuk mencari dan mengevakuasi body part  penumpang pesawat Lion Air JT610 akhirnya anti klimaks dan ditutup secara terpusat, pada Sabtu (10/11/2018).

Ini karena sudah tidak ditemukan lagi body part penumpang di dasar laut perairan Karawang, Jawa Barat. Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 rute Cengkareng-Pangkalpinang itu mengalami kecelakaan 13 menit setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018) lalu dengan membawa 189 orang pemumpang. 

Dari jumlah penumpang sebanyak itu,  hingga hari Sabtu malam,  yang teridentifikasi hanya 79 jenazah, itupun semuanya melalui sidik jari dan DNA body part yang ditemukan diantara serpihan reruntuhan pesawat di dasar laut. 

Belum diketahui persis berapa berat pesawat, kecepatan plus beban penumpang saat pesawat tersebut jatuh dari ketinggian sekitar 3000 m. Ada yang menyebut kecepatannya waktu itu 700 km/jam.

Kabasarnas, Marsdya TNI M Syaugi yang menutup secara terpusat operasi SAR itu
Artinya tim dari Kantor Pusat Basarnas sudah selesai. Tapi operasi SAR akan tetap dilanjutkan oleh Kantor SAR Jakarta dan Kantor SAR Bandung. Dua tim ini akan terus melaksanakan siaga dan penyisiran di Last Know Positioning (LKP) dan pesisir pantai Tanjung Pakis.

Dengan penutupan itu, otomatis Posko Terpadu di JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok  juga ditutup. Posko berpindah ke Kantor SAR di Jakarta dan Kantor SAR di Bandung.

Penutupan terpusat ini setelah Kabasarnas selaku SAR Coordinator (SC) melakukan analisa menyeluruh, koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait, masukan dari berbagai pihak, dan melihat data-data faktual di lapangan sampai hari terakhir perpanjangan waktu pelaksanaan operasi.

 "Tolok ukur operasi SAR ini adalah korban. Namun, sejak siang kemarin (Jumat, 9/11/2018) hingga siang ini, tim SAR atas Basarnas sudah tidak menemukan korban dari penumpang pesawat Lion Air JT610 ini lagi. Karena itulah, operasi SAR secara terpusat, saya nyatakan ditutup," tegasnya didampingi Ketua KNKT Soerdjanto dan perwakilan potensi SAR lainnya saat konferensi pers di Posko Terpadu JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com