KH Masdar Farid Mas'udi: Guru Madrasah Harus Punya Prinsip Khaira Ummah

Home / Berita / KH Masdar Farid Mas'udi: Guru Madrasah Harus Punya Prinsip Khaira Ummah
KH Masdar Farid Mas'udi: Guru Madrasah Harus Punya Prinsip Khaira Ummah Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi (FOTO: Istimewa)

TIMESSURABAYA, BEKASI – Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi, menekankan prinsip khaira ummah kepada para guru madrasah. Prinsip itu penting dikedepankan oleh para guru sehingga mampu mewujudkan generasi terbaik juga.

Pesan itu disampaikan Masdar dalam seminar bertajuk Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Islam, Sabtu (10/11/2018) di Kota Bekasi, Jawa Barat. Seminar ini digelar Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kemenag RI dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 25 November mendatang.

Menurut Masdar, jika ditelaah secara historis, umat Islam sebagai umat terbaik sangat logis. Karena Islam merupakan agama samawi yang datang terakhir. Islam bisa belajar dari kelebihan sekaligus kekurangan dari agama-agama sebelumnya.

“Menjadi umat terbaik harus dijunjung, idealnya seperti itu. Tetapi belakangan umat Islam justru terlihat sebaliknya,” ujar Kiai Masdar.

Ia menyoroti prinsip khaira ummah justru dikikis oleh umat Islam sendiri dengan melakukan perilaku-perilaku yang jauh dari prinsip ajaran Islam. Bahkan saat ini, mereka tak segan membuat keonaran, kecemasan, dan ketakutan di balik simbol-simbol agama yang justru mereka kibarkan.

 Masdar menegaskan bahwa negara mayoritas berpenduduk Muslim yang stabil hanya Indonesia. Dia menjelaskan, semua agama di dunia ada di Indonesia, suku, bahasa, seni, dan budaya pun jumlahnya mencapai ratusan.

Menurutnya, hal itu bukti bahwa umat Islam berupaya menjadi umat terbaik dengan berperilaku baik bersama umat-umat lainnya. Ia menegaskan, hal itu merupakan ekspresi keberagaman sebagai ciri khas Islam di Nusantara yang selama ini populer disebut Islam Nusantara.

Berkait dengan kebangsaan, jelas penulis buku Syarah UUD 1945 ini, tidak ada negeri yang penduduknya se-bhinneka Indonesia. Menurutnya, hal ini  luar biasa. Bukan hanya suku bangsanya yang banyak, tetapi bahasanya, pulau, dan lain-lain.

“Indonesia merupakan negeri istimewa di mata Allah, tidak ada yang se-indah Indonesia. Tinggal dimanfaatkan untuk kemaslahatan seluruh rakyat,” ucapnya.

Rahmat Allah sudah banyak untuk bangsa Indonesia. Sumber air melimpah, Islamnya Islam tawasuth, alamnya luar biasa, persaudaraan juga bagus meskipun terkadang ada konflik. 

“Kita harus menggarisbawahinya dengan bersyukur dan meningkatkan etos kerja secara profesional. Juga akhlak yang harus dibangun,” terang KH Masdar Farid Mas'udi. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com