30 Menit Geng Wahyudi Bertemu Rendra Kresna, Ini yang Dibicarakan

Home / Berita / 30 Menit Geng Wahyudi Bertemu Rendra Kresna, Ini yang Dibicarakan
30 Menit Geng Wahyudi Bertemu Rendra Kresna, Ini yang Dibicarakan Salah seorang Dewan Penasehat Partai Nasdem Jawa Timur, H Moch Geng Wahyudi SH. (FOTO: Widodo Irianto/TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, MALANG – Jumat (12/10/2018) siang, H Moch Geng Wahyudi SH bertemu dengan Bupati Malang H Rendra Kresna SH di ruang kerja bupati di kompleks Peringgitan Kabupaten Malang selama 30 menit. 

Tentu saja pertemuan itu bisa jadi dianggap biasa saja. Tapi kalau mau membuka lembar album tahun 2010, delapan tahun lalu, keduanya adalah rival. Ya waktu itu keduanya bersaing mencalonkan Bupati Malang.

Jumat (12/10/2018) malam, saat ditemui di rumahnya di Pakisaji, Geng Wahyudi untuk dimintai tanggapannya atas pertemuan itu semula enggan bercerita.  Namun sepenggal demi sepenggal ia mulai mau berbicara. Walau di sana sini juga banyak memberi "lampu merah".

"Bagi saya sekarang pak Rendra adalah sahabat saya. Kalau bicara tahun 2010 ya tentu logikanya seharusnya saya yang berteriak-teriak, sukur kamu Rendra. Saya yang seharusnya sakit hati. Kurang ajar kamu Rendra ternyata kamu menyalahgunakan kewenangan dengan memainkan DAK untuk kampanyemu waktu itu. Tetapi seorang Geng Wahyudi tidak memiliki jiwa seperti itu. Itu masa lalu. Itu sudah lewat dan sudah saya hapus dari memori saya," ujar Geng Wahyudi

Ya, Geng Wahyudi dan Rendra Kresna saat ini sama-sama berlabuh di partai NasDem.  Geng Wahyudi duduk di salah satu kursi Dewan Penasehat partai NasDem Jawa Timur dan Rendra jadi Ketua DPW partai NasDem Jawa Timur meski sejak Senin lalu ia sudah mundur sejak dinyatakan sebagai tersangka penerima gratifikasi oleh KPK. 

Kehadiran Geng Wahyudi siang itu lebih banyak kunjungan dan pemberitan dukungan moral terhadap sahabatnya yang sedang disangka melakukan korupsi itu.  

"Memang ada komitmen di partai NasDem yang mungkin tidak dimiliki partai lain bila seorang kadernya melakukan perbuatan melanggar hukum. Hanya ada dua pilihan,  dipecat atau mengundurkan diri, " tandas Geng Wahyudi

Rendra sendiri, dimata Geng Wahyudi seorang yang tegar. Tidak down saat kasus ini mencuat.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com