Peringatan Hari Santri di Banyuwangi Bakal Meriah

Home / Berita / Peringatan Hari Santri di Banyuwangi Bakal Meriah
Peringatan Hari Santri di Banyuwangi Bakal Meriah Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas berbaur dengan para santri (FOTO: Rizki Alfian/TIMESIndonesia)

TIMESSURABAYA, BANYUWANGI – Sejumlah acara telah disiapkan Pemkab Banyuwangi untuk menyambut Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober.

"Acaranya mulai pagi hingga malam. Insya Allah jika ditotal seluruh rangkaian acaranya bakal diikuti 20.000 santri se-Banyuwangi," ungkap Ketua Panitia Hari Santri Banyuwangi, Saifuddin Zuhri, Kamis (11/10/2018).

Acara bakal dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Ribuan santri bakal melakukan ro'an (kerja bakti) membersihkan sampah di sepanjang jalan-jalan kota Banyuwangi. 

"Ini adalah kontribusi santri untuk mengampanyekan gaya hidup bersih dan turut menjaga kebersihan. Dengan lingkungan yang bersih, beribadah nyaman, hidup menjadi lebih sehat, bekerja lebih semangat,” terang Gus Udin, sapaan karib Saifuddin Zuhri. 

Pada saat bersamaan, lanjut Gus Udin, juga dilaksanakan khotmil Quran di Taman Blambangan yang terletak tepat di jantung kota Banyuwangi. Tepat pukul 12.30 WIB juga akan dilaksanakan kirab santri.

"Kirab nanti akan dibuat beregu dari masing-masing kontingen pesantren, madrasah diniyah, TPQ, TPA dan kelompok-kelompok pengajian se-Banyuwangi," terangnya. 

Seusai kirab, para peserta akan menggelar apel kebangsaan. Apel ini bertujuan untuk menegaskan esensi peringatan HSN tahun ini yang mengambil tema "Bersama Santri Damailah Negeri”. 

Para santri juga mempresentasikan beragam film pendek tentang pesantren yang dilombakan. “Kami sengaja mendorong santri membuat film pendek tentang pesantren untuk memperkenalkan ke publik luas tentang pesantren sebagai lembaga pendidikan yang menjadi fondasi SDM bangsa ini sejak ratusan tahun silam,” ujarnya.

Usai sjalat Maghrib, acara dilanjutkan dengan istighasah kebangsaan. Acara yang diikuti oleh kiai se-Banyuwangi ini bertujuan untuk memanjatkan doa bagi keselamatan dan kedamaian negeri.

“Kita semua berdoa agar seluruh negeri dihindarkan dari bencana, kita semua mendapat selamat dunia dan akhirat,” ujarnya.

“Demikian pula tensi politik menjelang 2019 yang mulai  meninggi dan rentan dengan gesekan di tengah masyarakat. Untuk itu, kami memohon kepada Allah SWT agar semuanya berjalan lancar, tanpa ada masalah apapun, dan bangsa Indonesia tetap damai," harap Sekretaris PCNU Banyuwangi itu. 

Usai istighasah kebangsaan, para santri juga akan dihibur dengan penampilan penyanyi religi Opik. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com