Lagi, Upaya Penipuan Mengatasnamakan Komisioner KPU Kota Probolinggo

Home / Berita / Lagi, Upaya Penipuan Mengatasnamakan Komisioner KPU Kota Probolinggo
Lagi, Upaya Penipuan Mengatasnamakan Komisioner KPU Kota Probolinggo Ilustrasi Penipuan. (foto: bidikdata)

TIMESSURABAYA, PROBOLINGGO – Upaya penipuan dengan mencatut nama Komisioner KPU Kota Probolinggo, Jawa Timur, kembali terjadi. Modusnya, menawarkan lelang kendaraan negara. Melalui chat pribadi pada beberapa nomor yang tersimpan di kontak WhatsApp Ahmad Hudri.

Salah satu korban upaya penipuan itu, adalah Singgih Wijanarko. Lelaki yang beralamat di jalan Brantas itu mengaku, tiba-tiba ada nomor WhatsApp asing menawarkan lelang mobil. Di profil wa dengan nomor +62 822 7299 3814 itu, tertulis nama ~Ahmad Hudri. Lengkap dengan foto profil komisioner KPU, atas nama Ahmad Hudri.

“Awalnya chat biasa, lalu menawarkan lelang itu. Lengkap dengan daftar kendaraan yang dilelang, saya turuti saja, dan pura-pura ikut lelang Kijang Innova G 2,4,” terang Singgih, Minggu (2/8/2020).

Singgih mengatakan, ia juga sempat menelpon nomor tersebut. Kendati sudah mengetahui jika nomor itu bukanlah komisioner KPU yang asli, yakni Ust. Ahmad Hudri. “Saat saya telpon, benar saja. bukan suara yang saya kenal. Dari situ, si penipu ini meminta saya transfer sejumlah uang dahulu untuk DP,” sambung singgih.

Mengetahui ada yang mencoba menipu, Singgih pun mengontak langsung Ahmad Hudri. Diketahui jika memang nomor itu bukanlah dirinya. Melainkan oknum lain yang mengatasnakaman Hudri.

Dikonfirmasi terpisah, Ahmad Hudri membenarkan, jika ada upaya penipuan yang mengatasnamakan dirinya. “Betul, saya juga ditelepon beberapa rekan KPU. Termasuk salah satunya pak Singgih itu. Bukan, itu bukan saya. Nomornya pun bukan milik saya,” tegas Hudri.

Atas upaya penipuan yang mengatasnamakan dirinya itu, Hudri mengimbau agar masyarakat atau kerabat yang merasa kenal dirinya agar hati-hati. Termasuk segala macam permintaan tolong, yang mengatasnamakan dirinya.

Disinggung soal upaya lapor polisi, Hudri menyebut belum sempat memikirkan ke sana. “Ini bukan kali pertama. Kalau tidak salah ini yang ke empat kalinya, upaya penipuan mengatasnamakan saya mas,” ujarnya.

Sejauh ini, Komisioner KPU Kota Probolinggo Hudri hanya mengumumkan melalui akun jejaring sosial miliknya saja. Jika ada upaya penipuan mengatasnamakan dia. “Biasanya saya unggah ke facebook, jika ada yang begitu. Agar kolega maupun masyarakat waspada,” tutup Ketua KPU Kota Probolinggo dua periode ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com