Bebas dari Lapas Lamongan, Ini Rencana Eks Narapidana Terorisme

Home / Berita / Bebas dari Lapas Lamongan, Ini Rencana Eks Narapidana Terorisme
Bebas dari Lapas Lamongan, Ini Rencana Eks Narapidana Terorisme Supyanto (dua dari kanan), menerima hadiah sepeda lipat dari Polres Lamongan, ketika bebas dari Lapas Lamongan, Sabtu (15/2/2020). (FOTO: Istimewa)

TIMESSURABAYA, LAMONGAN – Hari ini Supyanto alias Yusuf alias Kentung bin Mihad, akhirnya kembali menghirup udara segar, setelah masa hukumannya sebagai Narapidana Teroris (Napiter) di Lapas kelas II B Lamongan berakhir.

Supyanto menjalani hukuman selama 7 tahun penjara, setelah ditangkap Densus 88 anti teror di Kebumen, Jawa Tengah, pada 16 Mei 2013 lalu, terkait kepemilikan 1 pucuk senpi jenis pistol dan 8 peluru, 1 senpi Revolver dan 37 butir peluru.

Kini setelah bebas, pria berusia 35 tersebut berencana langsung pulang ke tanah kelahirannya, Desa Timbang, Kecamatan Banyu putih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

"Untuk sementara pulang dulu ke rumah orang tua di Batang," kata Supyanyo, setelah keluar dari pintu Lapas Lamongan. Sabtu (15/2/2020).

Kepulangan Supyanto dijemput oleh Galih Aji Satria, eks Napiter yang lebih dulu bebas dari Lapas Lamongan pada September 2019 lalu, serta rombongan Yayasan Lingkar Perdamaian.

Lebih lanjut Supyanto mengatakan, setelah sampai di rumahnya, Ia berencana melanjutkan usaha yang telah dirintis oleh keluarganya.

"Pulang membantu istri dan adik mengembangkan usaha tanaman bonsai dan keripik melinjo," terang Supyanto.

Sebelum meninggalkan Lapas Lamongan, eks Napiter tersebut juga menerima sepeda lipat dari Polres Lamongan, sebagai hadiah untuk ulang tahun putrinya pada tanggal 12 Februari 2020. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com