Kuota Pupuk Bersubsidi di Pamekasan Dipangkas Hingga 50 Persen 

Home / Berita / Kuota Pupuk Bersubsidi di Pamekasan Dipangkas Hingga 50 Persen 
Kuota Pupuk Bersubsidi di Pamekasan Dipangkas Hingga 50 Persen  Ilustrasi Pupuk Bersubsidi. (Foto: pupuk-indonesia)

TIMESSURABAYA, PAMEKASAN – Jatah pupuk bersubsidi di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dipangkas 40 hingga 50 persen di tahun 2020.

Kasi Pupuk, Alat dan Mesin Pertanian, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Pamekasan, Deddy Dwiyudhabhakti, mengatakan keputusan per 12 Januari 2020 itu merupakan dari kebijakan dari Kementerian Pertanian.

"Pemotongan ini terjadi seluruh Indonesia dan pemotongan ini sangat berdampak di Jawa Timur, karena Jawa Timur lumbung pangan, sehingga ketika di potong seperti itu kita juga bingung," ungkapnya.

Deddy mengatakan, untuk mengatasi kekurangan pupuk, pihaknya minta bantuan kepada teman-teman distributor pupuk agar menyiapkan pupuk pengganti subsidi. 

"Persediaan pupuk saat ini masih bisa sampai musim tanam kedua masih bisa, Namun untuk musim tanam ketiga pada bulan Agustus ini yang kurang," ucapnya.

Deddy mengatakan untuk pupuk bersubsidi jenis urea alokasi tahun 2019 sebanyak 21.873 ton.

Jumlah sebanyak itu terdiri dari jenias pupuk ZA sebanyak 7.690 ton, pupuk SP 36 sebanyak 5.597 ton, pupuk NPK sebanyak 5.467 ton dan pupuk organik sebanyak 2.635 ton.

Setelah ada pengurangan, jatah pupuk di tahun 2020, pupuk urea menjadi 13.736 ton.

Kemudian, pupuk ZA menjadi 2.885 ton, pupuk SP 36 menjadi 2.372 ton, pupuk NPK menjadi 3.773 ton dan pupuk organik menjadi 524 ton.

Deddy menjelaskan, penetapan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2020, sangat jauh dari Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (ERDKK) pupuk bersubsidi Kabupaten Pamekasan yang diusulkan oleh pihaknya.

Dalam E RDKK itu, kebutuhan pupuk bersubsidi tahun ini di Pamekasan untuk jenis urea sekitar 39 ribu ton, SP 36 44 ribu ton, ZA 54 ribu ton, NPK 47 ribu ton dan organik 44 ribu ton.

Jumlah pupuk bersubsidi sebanyak itu untuk kebutuhan 1.019 kelompok tani, dengan jumlah petani sebanyak 137.495 dan dengan luas tanam 206 ribu hektare lebih yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di wilayah Pamekasan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com