Pemerintah Kota Blitar akan Lelang Aset yang Tidak Layak 

Home / Berita / Pemerintah Kota Blitar akan Lelang Aset yang Tidak Layak 
Pemerintah Kota Blitar akan Lelang Aset yang Tidak Layak  Salah satu aset Pemkot Blitar yang sudah tidak difungsikan. (Foto:Sholeh/TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, BLITARPemerintah Kota Blitar akan melelang aset yang tidak layak difungsikan atau rusak berat. Oleh karena itu, Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar menginventarisasi sejumlah aset termasuk kendaraan dinas.

Kepala BPKAD Kota Blitar, Widodo Sapto Johannes mengatakan, pendataan itu untuk mengetahui kondisi terakhir aset apakah masih layak digunakan atau tidak.

"Jika nanti rusak ringan mungkin bisa diperbaiki tapi kalau sudah rusak berat bisa dilakukan penghapusan atau dilelang," katanya, Kamis (16/1/2020).

Menurut Widodo, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan mendata aset-aset pemkot mana yang rusak dan yang masih bisa diperbaiki. Selanjutnya, OPD tersebut mengusulkan aset saja yang tak bisa digunakan.

“Nah, tahapan selanjutnya adalah tim validasi akan mengeceknya lagi di lapangan” jelasnya.

Widodo menguraikan, tim validasi bertugas memastikan kondisi aset yang diusulkan oleh OPD apakah aset tersebut benar-benar rusak dan bisa dilelang atau masih bisa diperbaiki lagi.

"Pengecekan dari tim validasi ini penting karena aset rusak yang diusulkan oleh OPD itu belum tentu rusak menurut tim validasi," tambahnya.

Widodo menerangkan, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Malang akan menilai kelayakan aset tersebut untuk dilelang. 

Dikatakannya, BPKAD telah melelang material bekas bangunan Pasar Legi yang terbakar dan barang sisa dari bekas RSUD Mardi Waluyo

"Sebelum dilaporkan ke KPKNL kami menentukan harga barang yang pantas untuk barang aset tersebut," ujar Widodo dari BPKAD Kota Blitar. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com