Indikator
  • Undercontruction

Pameran Lukisan Kemanunggalan TNI dan Rakyat Menghiasi HUT RI di Lamongan

Home / Peristiwa - Daerah / Pameran Lukisan Kemanunggalan TNI dan Rakyat Menghiasi HUT RI di Lamongan
Pameran Lukisan Kemanunggalan TNI dan Rakyat Menghiasi HUT RI di Lamongan 14 lukisan bertajuk kemanunggalan TNI dan Rakyat dipamerkan di halaman Pendopo Lokatantra Lamongan, Jumat, (17/8/2018). (FOTO: Siti Nura/TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, LAMONGAN – Sebanyak 14 lukisan yang menggambarakan kemanunggalan TNI dengan rakyat mewarnai peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

"Ini juga merupakan rangkaian dari 17 Agustus, makanya Kita laksanakan mulai tanggal 15 kemarin, kemudian pamerannya kita gelar tepat pada tanggal 17 ini," kata Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0812 Lamongan, Lettu Inf Sobar Atnanto, di lokasi pameran, halaman Pendopo Lokatantra, Jumat (17/8/2018).

Pameran-Lukisan-2.jpg

Menurut Atnanto, selain dipamerkan di peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI, 14 lukisan ini akan bersaing untuk bisa mengikuti lomba ke tingkat Komando Resor Militer (Korem) dan bahkan ketingkat Komando Daerah Militer (Kodam).

"14 pelukis ini nanti kita pilih juara 1, juara 2, juara 3, dan harapan 1. Setelah di tingkat Kodim, nanti akan dilombakan di tingkat Korem, kalau di tingkat Makorem masuk, nanti akan dilombakan ke tingkat Kodam, kalau tingkat Kodam masuk, kita lanjutkan ke tingkat pusat," tuturnya.

Pameran-Lukisan-3.jpg

Di sisi lain, salah satu pelukis yang turut berpartisipasi pada pameran tersebut, Eko Suhartono, mengatakan, lukisannya yang berjudul “Melati untuk Prajurit”. Lukisan itu, dikatakannya, menceritakan seorang prajurit yang menjaga di perbatasan, kemudian bertemu dengan petani dan memberikan seteguk air minum.

"Tapi sebenarnya petani atau rakyat ini sudah menyiapkan sekuntum bunga melati untuk sang prajurit. Mangkanya ada kamuflase sedikit di lukisan ini sehingga lukisan ini saya beri judul melati untuk prajurit," kata Eko.

Ia kemudian membeberkan makna dari mengambil judul lukisan tersebut. Meski hanya tergambar seorang TNI yang memberikan air minum kepada petani, namun lukisannya memiliki makna yang dalam tentang kemanunggalan TNI dengan rakyak.

"Pemberian melati untuk prajurit ini sebagai ungkapan kasih dan kecintaan dari seorang petani terhadap seorang prajurit, yang selama ini menjaga keutuhan NKRI," ujar pelukis asal Kecamatan Sugio ini. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com