Indikator
  • Undercontruction

Jelang Idul Adha, Harga Hewan Kurban di Gresik Merangkak Naik

Home / Ekonomi / Jelang Idul Adha, Harga Hewan Kurban di Gresik Merangkak Naik
Jelang Idul Adha, Harga Hewan Kurban di Gresik Merangkak Naik Peternakan sapi yang berada di TTP Plus, Desa Sukodono, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik. (FOTO: Akmal/TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, GRESIK – Menjelang Hari Raya Idul Adhaharga hewan kurban sapi maupun kambing di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, merangkak naik. Kenaikan tersebut disebabkan karena banyak permintaan dari masyarakat. 

Salah satu penjual hewan sapi, Ridhoni (47), kenaikan harga hewan khususnya sapu terbilang wajar. Sebab kata dia, menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan sapi cukup tinggi. 

Kenaikan harga sapi mencapai 1 hingga 2 juta. Soal harga sapi, Ridhoni mengaku, hewan ternak yang dijualnya bervariasi sesuai dengan bobot serta kualitas jenis sapi. 

"Kalau sapi punya saya, dijual kisaran 19 hingga 23 juta. Ya, minimal nanti kalau ada yang menawar saya lepas. Itu sudah untung, sebab ambil di peternak 19,5 juta itu membeli sejak tiga bulan lalu," katanya, Rabu (15/8/2018). 

Dia memprediksi, harga sapi akan lebih tinggi karena semakin dekat dengan Idul Adha permintaan semakin banyak.

"Puncaknya Idul Adha kurang lima hari atau tiga hari, harga bisa naik," pungkasnya. Selain permintaan banyak, harga sapi juga ditentukan oleh kualitas dan jenis sapi yang dijual. 

Salah satu pembeli, Kasmiran (54) mengaku ia membeli sapi untuk berkurban pada Hari Raya Idul Adha. Sengaja membeli di pasar ternak dengan alasan harga hewan kurban lebih merata daripada yang dijual di pinggir jalan raya. "Lebih baik beli dipasar ternak daripada di pinggir jalan. Harga lebih merata, dan bisa benyak pilihan. Kalau bisa menawar akan mendapat harga lebih murah," ucapnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com