Indikator
  • Undercontruction

Pondok Pesantren Anak Yatim PT ACA akan Dibangun di Pakis

Home / Peristiwa - Daerah / Pondok Pesantren Anak Yatim PT ACA akan Dibangun di Pakis
Pondok Pesantren Anak Yatim PT ACA akan Dibangun di Pakis Bos PT Anugerah Citra Abadi, Iwan Kurniawan prihatin atas nasib para anak yatim piatu di Kabupaten Mslang. Itulah sebabnya ia akan membangun Pondok Pesantren Modern buat mereka. (FOTO: Widodo Irianto/TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, MALANG – Komisaris PT Anugerah Citra Abadi (PT ACA), Iwan Kurniawan memastikan pondok pesantren untuk anak yatim akan dibangun di daerah Pakis di atas tanah seluas 25 hektar.

Lokasi lahan tidak jauh dari pertigaan pasar Pakis, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sejak awal merencanakan, Iwan memang memilih di daerah yang dingin dan tidak sulit air bersih. 

Hal itu terucap oleh Wakil Bupati Malang, HM Sanusi saat memberi sambutan pada acara Puncak Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi di Jalan Jaksa Agung Suprapto 37 Malang, Rabu (13/6/2018) malam.

Iwan-Kurniawan-A.jpg

Tidak disebutkan kapan pondok pesantren khusus untuk anak yatim piatu itu akan dibangun. Namun yang jelas, Iwan Kurniawan telah siap dengan pendanaannya. Sesuai janjinya, bila tahun ini ia sudah mendapatkan lokasi lahannya maka tahun ini pula pembangunan pondok pesantren modern khusus untuk anak yatim piatu itu dimulai.

Rencana semula, pondok itu akan dibangun di kawasan Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Namun karena lokasinya terkena proyek nasional pembangunan jalan tol, akhirnya dicaari lokasi lain. 

"Yang jelas konsepnya pondok religi tapi ada wisatanya. Akan kami bagi dalam tiga bidang besar, yakni untuk wisata, kepentingan anak yatim piatu itu sendiri, dan sebagian besar lagi untuk.orang tuanya," kata Iwan.

Orang tua yang dimaksudkan Iwan adalah orang tua yang anaknya tinggal di pondok. Mereka akan digaji dari hasil pengelolaan wisata di sana. Beberapa destinasi yang akan dibangun di sana di antaranya little Mekkah, little Madinah, Ka'bah, selain mengelolaan lahan untuk pertanian dan perkebunan.

"Anak-anak juga akan kita didik tentang bertani, bercocok tanam, beternak dan sebagainya. Semua terintegrasi," ujarnya.

Bahkan perjalanan sejarah masuknya Islam di Indonesia juga akan dibangun di kawasan itu sebagai upaya untuk menanamkan pengetahuan tentang sejarah Islam dengan lengkap.

"Itulah sebabnya kami juga akan membuat replika masjid Demak, sejarah Wali Songo dan sebagainya," tambahnya lagi.

Untuk para santrinya, nantinya akan diprioritaskan bagi mereka yang berumur 12 tahun ke bawah. Setelah itu bila ada perkembangan akan dievaluasi kembali.
Namun yang jelas konsepnya juga menyebut walaupun pondok pesantren, pendidikannya mengacu pada kurikulum formal.

Rencananya pondok ini akan dibangun dalam kurun waktu tiga tahun. Iwan juga mengaku sudah melakukan pengkajian ke beberapa pondok pesantren yang sudah maju seperti Pondok An Nur Bululawang dan lainnya.(*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com