Indikator
  • Undercontruction

Antisipasi Terorisme, Polres Malang Terapkan Program 'Seribu Mata'

Home / Peristiwa - Daerah / Antisipasi Terorisme, Polres Malang Terapkan Program 'Seribu Mata'
Antisipasi Terorisme, Polres Malang Terapkan Program 'Seribu Mata' Rakor Kapolres dengan pendeta, pastur dan pengurus gereja di Mapolres Malang. (FOTO: Widodo Irianto/TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, MALANGKapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, meluncurkan program One Thousand Eyes (Seribu Mata). Sebagai bentuk antisipasi aksi terorisme, di tempat-tempat ibadah seperti Gereja harus diperbanyak pemasangan CCTVLebih khusus, di Gereja yang berada dekat pusat-pusat keramaian.

Kapolrer-MALANG.jpg

Permintaan itu disampaikan Kapolres Malang pada Rapat Koordinasi Kapolres Malang dengan Pendeta, Pastor dan Pengurus Gereja se Kabupaten Malang di gedung Sanika Satyawada, Jumat (18/5/2818) siang.

Pemasangam CCTV itu kepentingannya adalah untuk keamanan. Program One Thousand Eyes (OTE) ini sebenarnya telah lama digagas Yade. 

Pasca peristiwa "penyerangan" oleh anggota jaringan teroris di Surabaya beberapa waktu lalu, Kapolres Malang menganggap program OTE itu penting untuk diintensifkan kembali dan diantaranya memprioritaskan pemasangan CCTV di Gereja-gereja yang besar dan letaknya di tempat strategi.

Gereja yang dekat dengan pusat keramaian dan sebagainya yang mengarah ke tempat parkir, pintu masuk dan keluar.

Lebih dari 100 gereja besar di Kabupaten Malang. Pemasangan itu adalah salah satu upaya untuk mengantisipasi setiap peristiwa atau kejadian yang memungkinkan munculnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"CCTV itu nanti akan kita konekkan dengan Malang Integreted Command Center di Mapolres Malang. Agar kami bisa memantau dan mengantisipasi setiap pergerakan masyarakat di sekitarnya dan cepat bertindak manakala muncul indikasi-indikasi yang mencurigakan," tegasnya.

Menurut Yade, mengantisipasi setiap peristiwa dengan pemasangan sebanyak-banyaknya CCTV akan lebih baik. Memang bertindak dan kemudian berhasil menangani itu juga baik, tapi itu dilakukan setelah peristiwanya terjadi. "Namun mengantisipasi jauh lebih baik," tegasnya.

Itulah sebabnya, Yade minta agar para pengurus Gereja aktif berkomunikasi dengan pihaknya. "Saya minta setiap ada Misa, harus ada pengamanan terutama di Gereja-gereja yang besar dan kami pasti kami back-up," tegasnya.

Gereja-gereja yang masuk kategori gereja kecil tambahnya, diharapkan berkoordinasi dengan Mapolsek setempat. Hal itu untuk antisipasi aksi terorisme atau hal yang tidak diinginkan. Karenanya, Polres Malang terapkan program Seribu Mata.(*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com