Indikator
  • Undercontruction

Soal Terduga Teroris, Rektor UM: ARM Sudah Lama Mengundurkan Diri

Home / Peristiwa - Daerah / Soal Terduga Teroris, Rektor UM: ARM Sudah Lama Mengundurkan Diri
Soal Terduga Teroris, Rektor UM: ARM Sudah Lama Mengundurkan Diri ILUSTRASI Terduga teroris yang diamankan Densus 88. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia)

TIMESSURABAYA, MALANG – Pihak Universitas Negeri Malang (UM) menyatakan, bahwa salah satu terduga teroris yang diamankan Densus 88 di Kelurahan Gadingkasri, Klojen, Kota Malang, Kamis (17/5/2018), bukan pegawainya dan telah mengundurkan diri sejak lama.

"ARM bukan Civitas UM (PNS ataupun non PNS), tetapi yang bersangkutan bekerja sebagai cleaning servis dari CV ABJ, rekanan UM," kata Rektor UM, Prof AH Rofiuddin, Jumat (18/5/2018).

Ia mengatakan ARM bekerja sebagai cleaning service di UM sejak 2016 sampai Januari 2018. Ia bulan berikutnya mengundurkan diri.

"Februari 2018 lalu, sudah mengundurkan diri, sehingga sudah tidak bekerja lagi di UM," tambahnya.

Rofiuddin juga menyatakan UM berkomitmen untuk terus menjaga Pancasila dan UUD 1945. Karena itu, pihaknya menolak segala upaya dalam paham ekslnm, radikal, dan tindakan teror, serta kekerasan yang dilakukan siapa pun atau atas nama apa apun.

Sebelumnya, pada Kamis (17/5/2018) Densus 88 Antiteror mengamankan dua orang kakak-adik diduga masuk jaringan teroris berinisial INM (21) dan ARH (21). Salah satunya, ARM diketahui sebelumnya bekerja di salah satu kampus di Kota Malang, yakni Universitas Negeri Malang (UM).(*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com